Sab. Sep 26th, 2020

LintasAceh.com

Portal Berita Rakyat Aceh

KNPI: INSIDEN TAK MENYURUTKAN SEMANGAT UNTUK MENGIBARKAN MERAH PUTIH RAKSASA

2 min read
Mencicipi Umbi dan Dan Labu Kuning rebus usai Upacara kemerdekaan di Puncak Gunung Singgah Mata. Doc.LA

Nagan raya, LintasAceh.com -|Pengibaran Merah Putih di ketinggian 2.800 M dari Permukaan laut, Puncak gunung singgah mata penuh Haru dan Khitmat. Senin, 17/8 2020. (LA)

kegiatan tersebut terselengara dari berkat Kerja sama komponen masyarakat ( Kompi Krueng Isep, Polsek Beutong, Basuh Nagan Raya, Relawan Corona Puji Center, Mahasiswa Beutong, dan KNPI Nagan Raya), dimana sesuai Dengan Tema Bersama Bersatu Padu Menjunjung tinggi Arti Kemerdekaan Dengan mengenan Jasa Para Pahlawan.

Baca Juga  "Tebar Pangan", Wabup Nagan Raya Dampingi Pengurus PDIP Salurkan Bantuan

Pada saat proses gladi,sedikit ada insiden kecil, tiang bendara jatuh pada saat ditarik ke lobang galian, dan tali yang telah dipasang sebelumya terlilit tdk rapi.

Namun, dengan sigap aksi heroik seorang personil TNI memanjat tiang bendara untuk membetulkan tali ikatannya.

https://lintasaceh.com/wp-content/uploads/2020/05/img-20200521-wa00003324066738236982037.jpg

“Perlu diketahui hal ini bukan untuk mencari sensasi namun sesuai tema Kami lakukan Upacara bendara di Puncak Singgah mata adalah momentum langka, penuh filosofi, dan spirit perjuangan yg terkandung didalamnya”. Ungkap Banta Diman Ketua KNPI Nagan Raya.

Baca Juga  Mapolres Nagan Raya Ramai Dikunjungi Tuha Peut Terpilih, Ada Apa?

Bedasarkan sejarahnya, Disepanjang rute jalan Singgah mata, konon dikabarkan pernah di lalui oleh kelompok gerilya yang mulia Cut Nyak dhien disaat perang bergejolak tempo dulu dengan kaphe Belanda.

Usai Prosesi Upacara Kemerdekaan terlihat para peserta yang Hadir Mengakhiri kesannya dengan menikmati Suana indah pemandangan Alam Dari ketinggian gunung Singgah Mata dengan Mencicipi Ubi, Labu Rebus Pemberian Suka Rela Dari Ipda Adlin (Kapolsek Beutong).

Baca Juga  Rumah Mantan DPRA, H. Zuriat Suparjo Di Meulaboh Dilalap Sijago Merah

Temeni Dengan Secangkir kopi Yang di sajikan Lansung di atas ketinggian gunung tersebut, Lettu inf Yanyan Mulyana menceritakan History dari Ubi dan Labu rebus yang mereka cicipi itu,

“Syukur Alhamdulillah Pemberian Pak Kapolsek ini dipenuhi Analogi dimana Mengenang jasa Pahlawan Belum Berakhir meski Upacara kita Sudah Selesai, Sambil canda Yanyan Menjawab ini Makan yang dimakan Oleh para pejuang kita dahulu dalam merebut kemerdekaan jadi Nikmatilah Makanan siang kita ini dengan Doa untuk para pejuang” Pungkas Dankipan B 116/GS . (R/LA)

Tinggalkan Balasan

UPDATE COVID - 19 Di Aceh

Jaga Kebersihan & Kesehatan