Sab. Sep 26th, 2020

LintasAceh.com

Portal Berita Rakyat Aceh

Mengenal Sosok Razali Ismail, Putra Aceh yang Siap Dampingi Gibran Rakabuming di Pilkada Solo.

2 min read

Mengenal Sosok Razali Ismail, Putra Aceh yang Siap Dampingi Gibran Rakabuming di Pilkada Solo.

Solo – Nama Razali Ismail Ubit tiba-tiba menjadi topik pembicaraan di jagat perpolitikan Kota Solo, Jawa Tengah.
Pasalnya, Razali Ismail Ubit adalah nama yang asing bagi kebanyakan warga Solo.

Namun, dia berhasil menyedot perhatian setelah mendaftar sebagai bakal calon wakil wali kota (wawali) dalam Pilkada Solo 2020.

Tak tanggung-tanggung, partai yang dilamarnya adalah PDI Perjuangan yang merupakan penguasa di Kota Solo.
Lebih mengagetkan lagi, Razali Ismail ingin mendampingi putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dalam Pilkada Solo 2020.

Keberanian Razali Ismail Ubit mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil wali kota pada Pilkada Solo 2020 ke PDIP, membuat banyak pihak bertanya-tanya.

Baca Juga  Wabup Nagan raya : Aparatur Desa Harus Mampu Baca AL-QUR'AN

Siapakah Razali Ismail Ubit yang berani mendaftarkan diri dan ingin mendampingi Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo 2020?

Banyak pihak pun mengulik-ulik kehidupannya.

Razali lahir pada 21 Agustus 1984 di Tualang Dalam, Aceh.

Ia sempat menimba ilmu sekira 12 tahun di Tanah Rencong sebelum bencana tsunami menerjang.

Sekolah terakhir yang ditempuhnya di Aceh adalah SMA Negeri Idi Rayeuk Aceh Timur.

“Setelah bencana tsunami di Banda Aceh, saya tidak bisa melanjutkan pendidikan saya di sana, kemudian saya sekeluarga memutuskan pergi ke Jakarta,” ujar Razali Seperti dikutip dari laman TribunSolo.com, Senin (23/12/2019)

Baca Juga  PUTRA ACEH DAMPINGI GRIBRAN DI PILKADA SOLO.

Razali kemudian masuk di SMA Bhakti Samodra Jakarta Timur dan lulus pada 2005.

Pada tahun itu pula lah, ia mulai mengenal Kota Solo hingga saat ini.

“Sejak 2005 saya mengenal Solo, pada waktu itu saya mengenal Solo melalui Jenderal Muhammad Jasin, Sekjen Lemhanas,” terang Razali.

“Waktu itu, saya juga tergabung di Barisan Beringin Merah, salah satu organisasi yang didirikan Barindo,” imbuhnya membeberkan.

Razali memiliki rumah di Jalan Prof Soeharso Nomor 4 RT 05 RW 06, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Solo.

Baca Juga  Masih Ada Pegawai di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil Langgar Sistem Kerja

Ia memiliki pandangannya sendiri tentang Solo selama 14 tahun tinggal di Kota Bengawan.

“Solo ini kota budaya dan menjadi kota barometer politik di Indonesia,” tutur Razali.

Hal itulah yang mendorongnya mendaftar sebagai bakal calon wawali di Pilkada Solo 2020.

“Tujuan saya menciptakan politik yang menjadi pandangan masyarajat indonesia bahwa tidak ada istilah orang Aceh harus maju di Aceh, orang Jawa maju di Jawa,” ujar Razali.

“Selain itu, menciptakan politik nusantara, bersatu mewujudkan Indonesia yang maju di masa mendatang,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

UPDATE COVID - 19 Di Aceh

Jaga Kebersihan & Kesehatan